Ini Harapan, Bukan Tuntutan
Sejak jatuhnya bintang pada bulan purnama, ia tak tenggelam seiring padamnya malam. Bahkan, kini ia ada di setiap sudut mata. Tak pernah redup binar matanya. Kian nyata di gelapnya pandangan mata.
Ia senang menggenggam harap dan doa. Meniupkannya ke setiap sudut semesta. Mengembuskannya ke sela-sela putus asa. Hingga terhirup dan menjadi sebuah nyata.
Ia senang menaruh angan tinggi-tinggi. Menggantungkan mimpi tak takut mati. Menapaki doa-doanya yang memenuhi. Hingga tiba masanya terjadi.
Indah sekali🥺
BalasHapus